Selasa, 18 Oktober 2016

Perkedel Tempe Brokoli, Menyiasati Anak Yang Tidak Suka Makan Sayur


Haaiii!

Sore ini saya mau berbagi pengalaman lagi nih soal masak. Lagi-lagi karena anak saya susah bener kalau makan, makanan harus berkuah karena dia kalau makan ga pernah dikunyah, langsung ditelan hidup-hidup, hehehe. Tapi anehnya klo dikasih tempe goreng kok dia kunyah ya, xixixi, itulah uniknya anak saya.
Karena tiap hari dia dititipin, mau ga mau setiap pagi saya sibuk harus masak, dan menunya itu jgn sampe makanan yang mudah basi atau rusak, secara makanannya harus berkuah. Jadi disetiap menu jarang atau bahkan hampir tidak pernah saya masukkan sayuran, apalagi brokoli, karena kalau saya masak sup atau makanan berkuah ditambahkan sayur pasti yang momong komplain bilang belum sampe jam 3 sore makanannya udah berasa asam. Kalau dipikir-pikir mau sampe kapan? secara anak saya masih dalam masa pertumbuhan dan membutuhkan sayur-sayuran juga.
Oke, singkatnya agar anak saya tidak kekurangan nutrisi dari sayuran maka sayurannya itu tidak saya tambahkan di supnya tapi sayurnya saya buat lauk.
Pagi ini saya buatkan perkedel yang bahannya bukan dari kentang tapi dari tempe dan tahu serta ditambahkan sayur brokoli, check this out :

Bahan
1 potong tempe
1 potong tahu
1 siung bawang putih
Brokoli
1 butir telur ayam
Garam atau keju parut
Merica.

Cara Memasak
Kukus tempe, tahu, bawang putih selama 3 menit, setelah itu masukkan brokoli. Kukus kembali selama 1 menit aja (brokoli kalau kematangan nutrisinya hilang katanya). Kemudian haluskan bahan-bahan yang sudah dikukus tadi, tambahkan garam atau keju parut dan merica. Kocok lepas telurnya, adonannya yang sudah dihaluskan dibentuk bulat pipih. Masukkan adonannya kedalam telur lalu digoreng.

Nah, bagaimana? Gampang kan? boleh juga dipraktekkan buat Bunda yang anaknya tidak suka makan sayur. Sayurannya bisa diganti kok dengan yang Bunda sukai atau dapat ditambahkan dengan bahan lain sesuai dengan kreativitas para Bunda. Bahannya mudah didapatkan dan murah, dan lebih pentingnya bahwa anak-anak kita tidak kekurangan nutrisi dari sayuran. 
Selamat mencoba ya .. ! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar